Biodata Lengkap Aldila Sutjiadi 2026: Umur, Agama, Keluarga, Pendidikan dan Prestasi Petenis Indonesia
Aldila Sutjiadi kembali menjadi perhatian setelah menunjukkan performa gemilang di rangkaian tenis internasional musim 2026. Petenis putri Indonesia tersebut menambah koleksi prestasinya di nomor ganda dan semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu atlet tenis Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.
Perjalanan Aldila menarik perhatian bukan hanya karena koleksi gelarnya. Ia telah melewati proses panjang sejak pertama kali mengenal tenis pada usia lima tahun, menjalani pendidikan sekaligus menjadi atlet universitas di Amerika Serikat, mempersembahkan medali untuk Indonesia, hingga menembus persaingan WTA Tour dan Grand Slam.
Pada 2026, Aldila kembali memperlihatkan konsistensinya. Ia berhasil menjadi juara WTA 500 Bad Homburg bersama Vera Zvonareva sebelum melanjutkan hasil positif dalam turnamen Washington atau DC Open bersama Erin Routliffe.
Kesuksesan tersebut menambah daftar panjang pencapaian petenis kelahiran Jakarta itu.
Aldila yang lahir pada 2 Mei 1995 kini berusia 31 tahun. Di tengah persaingan tenis internasional yang semakin ketat, ia masih mampu tampil kompetitif bersama sejumlah pasangan berbeda.
Lantas, siapa sebenarnya Aldila Sutjiadi? Berikut profil dan biodata lengkap Aldila Sutjiadi, mulai dari umur, agama, orang tua, pendidikan, perjalanan karier hingga prestasinya di panggung internasional.
Biodata Aldila Sutjiadi
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Nama lengkap | Aldila Sutjiadi |
| Nama populer | Aldila Sutjiadi |
| Nama panggilan | Dila |
| Tempat lahir | Jakarta, Indonesia |
| Tanggal lahir | 2 Mei 1995 |
| Umur | 31 tahun pada 2026 |
| Zodiak | Taurus |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Agama | Kristen |
| Profesi | Petenis profesional |
| Tinggi badan | 169 cm |
| Tangan bermain | Kanan |
| Ayah | Indriatno Sutjiadi |
| Ibu | Herawati Sutisna Jahja |
| Pendidikan sekolah | Jubilee School Jakarta |
| Perguruan tinggi | University of Kentucky |
| Tim universitas | Kentucky Wildcats |
| Mulai bermain tenis | Usia 5 tahun |
| Nomor andalan | Ganda putri |
| Nomor lain | Ganda campuran dan tunggal |
| Peringkat tertinggi ganda | Nomor 26 dunia |
| Gelar WTA ganda | 8 gelar hingga Agustus 2026 |
| @dila11 |
Biografi Lengkap Aldila Sutjiadi
Aldila Sutjiadi lahir di Jakarta pada 2 Mei 1995 dari pasangan Indriatno Sutjiadi dan Herawati Sutisna Jahja.
Dunia tenis sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil.
Sang ayah mempunyai latar belakang di olahraga tenis dan berperan dalam memperkenalkan raket kepada Aldila.
Ia mulai bermain tenis ketika berusia sekitar lima tahun.
Ketertarikan tersebut kemudian berkembang menjadi aktivitas serius. Aldila menjalani latihan secara rutin dan mulai mengikuti kompetisi.
Kemampuannya semakin berkembang seiring bertambahnya pengalaman bertanding.
Masa kecil yang dekat dengan tenis akhirnya menjadi fondasi perjalanan profesional Aldila.
Bertahun-tahun kemudian, ia berhasil membawa nama Indonesia tampil dalam berbagai turnamen terbesar dunia.
Pendidikan Aldila Sutjiadi
Di tengah keseriusannya mengejar prestasi olahraga, Aldila tetap menjalani pendidikan formal.
Ia pernah menempuh pendidikan di Jubilee School Jakarta.
Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah, Aldila mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Amerika Serikat.
Ia menjadi mahasiswa University of Kentucky.
Keputusan berkuliah di Amerika menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Aldila tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan akademik. Ia juga bergabung dengan tim tenis Kentucky Wildcats.
Sebagai atlet universitas, Aldila mengikuti berbagai kompetisi tenis antarkampus di bawah sistem NCAA.
Lingkungan tersebut memberikan kesempatan kepadanya untuk menghadapi pemain-pemain muda berkualitas dari berbagai daerah dan negara.
Rutinitas sebagai mahasiswa sekaligus atlet membutuhkan disiplin tinggi.
Aldila harus membagi waktu antara perkuliahan, latihan, pertandingan dan perjalanan kompetisi.
Ia berhasil menjalankan keduanya secara beriringan.
Prestasi Aldila Saat Menjadi Atlet Universitas
Kemampuan Aldila di lapangan mulai terlihat menonjol selama berada di University of Kentucky.
Nomor ganda menjadi salah satu kekuatannya.
Ia memperoleh pengakuan doubles All-American pada 2016 dan kembali mendapatkannya pada 2017.
Pencapaian tersebut menjadi indikasi awal bahwa kemampuan Aldila di nomor ganda mempunyai potensi besar untuk dikembangkan ke tingkat profesional.
Bersama Mami Adachi, Aldila juga pernah mencatatkan prestasi dalam kompetisi tenis universitas Amerika Serikat.
Pengalaman menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi selama masa kuliah menjadi bekal berharga ketika ia kemudian semakin serius mengejar karier profesional.
Karier Aldila Sutjiadi Bersama Indonesia
Sebelum namanya menjadi langganan turnamen WTA, masyarakat Indonesia mengenal Aldila melalui kiprahnya bersama tim nasional.
Salah satu momentum terbesar terjadi pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Aldila turun di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat.
Duet tersebut berhasil menembus pertandingan final dan kemudian mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Prestasi itu menjadi salah satu tonggak terbesar dalam karier Aldila.
Bermain di hadapan publik sendiri sekaligus membawa pulang emas Asian Games membuat namanya semakin dikenal.
Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan kemampuan Aldila tampil di bawah tekanan dalam pertandingan penting.
Prestasi di SEA Games
Setelah Asian Games, Aldila terus menjadi bagian penting dari skuad tenis Indonesia.
SEA Games 2019 menjadi salah satu kompetisi terbaiknya.
Aldila berhasil menjadi juara nomor tunggal putri dan membawa pulang medali emas.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan Aldila sebenarnya tidak hanya terbatas pada nomor ganda.
Pada edisi yang sama, ia kembali berpasangan dengan Christopher Rungkat.
Duet tersebut berhasil memenangkan nomor ganda campuran dan mempersembahkan emas lainnya untuk Indonesia.
Kesuksesan Aldila dan Christopher berlanjut dalam edisi SEA Games berikutnya.
Mereka kembali mampu menjadi pasangan yang diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara dan mempersembahkan prestasi bagi Merah Putih.
Perjalanan Menuju WTA Tour
Karier internasional Aldila dibangun melalui proses panjang.
Ia mengikuti berbagai turnamen untuk mengumpulkan poin sekaligus meningkatkan peringkat.
Semakin tinggi peringkat seorang pemain, semakin besar pula kesempatan untuk masuk dalam turnamen utama WTA.
Aldila menjalani proses tersebut secara bertahap.
Hasil mulai terlihat ketika dirinya mampu mencapai final dalam turnamen level WTA 125 pada 2021.
Meskipun belum berhasil menjadi juara, pencapaian tersebut menjadi modal untuk memasuki level kompetisi yang lebih tinggi.
Setahun kemudian, Aldila akhirnya mendapatkan trofi yang selama ini dikejarnya.
Gelar WTA Pertama Aldila Sutjiadi
Tahun 2022 menjadi periode bersejarah bagi perjalanan profesional Aldila.
Ia berpasangan dengan Astra Sharma dalam turnamen Bogota.
Aldila dan Sharma mampu tampil konsisten hingga mencapai pertandingan final.
Keduanya kemudian keluar sebagai juara.
Trofi Bogota menjadi gelar WTA pertama Aldila Sutjiadi.
Pencapaian tersebut mempunyai arti besar karena membuktikan bahwa Aldila mampu menjadi juara di level WTA.
Kemenangan itu sekaligus membuka jalan menuju berbagai turnamen yang lebih besar.
Tiga Kali Juara pada 2023
Jika 2022 menjadi tahun terobosan, maka 2023 menjadi musim ketika Aldila semakin menunjukkan konsistensinya.
Ia memulai tahun dengan hasil positif di Auckland.
Berpasangan dengan Miyu Kato, Aldila berhasil menjadi juara.
Trofi berikutnya datang dari Austin.
Pada turnamen tersebut, Aldila bermain bersama Erin Routliffe dan kembali mengangkat piala.
Perjalanan sukses belum berakhir.
Aldila kemudian kembali bekerja sama dengan Miyu Kato dan menjadi juara Cleveland.
Dengan demikian, ia mengoleksi tiga gelar WTA hanya dalam satu musim.
Hasil tersebut ikut mendongkrak peringkatnya hingga mencapai posisi 26 dunia di nomor ganda, yang menjadi salah satu peringkat terbaik sepanjang kariernya.
Aldila Sutjiadi di Wimbledon
Selain mengejar gelar WTA, Aldila juga mulai mencatatkan hasil besar di Grand Slam.
Wimbledon 2023 menjadi salah satu turnamen paling berkesan.
Aldila bermain bersama Matwe Middelkoop pada nomor ganda campuran.
Mereka berhasil melewati beberapa putaran hingga mencapai semifinal.
Perjalanan tersebut membuat Aldila berada satu langkah dari pertandingan final Grand Slam.
Walaupun belum berhasil mencapai partai puncak, keberhasilan menembus semifinal Wimbledon menjadi pencapaian penting bagi petenis Indonesia tersebut.
Kembali ke Semifinal Grand Slam
Prestasi di Wimbledon bukan satu-satunya pencapaian Aldila di Grand Slam.
Pada US Open 2024, ia berpasangan dengan Rohan Bopanna.
Pasangan tersebut tampil pada nomor ganda campuran dan mampu melaju hingga semifinal.
Pencapaian itu membuat Aldila memiliki catatan semifinal pada dua turnamen Grand Slam berbeda.
Selain Grand Slam, musim 2024 juga menghasilkan gelar WTA lainnya.
Aldila kembali bekerja sama dengan Miyu Kato dan berhasil menjadi juara di Hua Hin.
Duet Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen
Perjalanan karier Aldila kemudian mempertemukannya dengan sesama petenis Indonesia, Janice Tjen.
Keduanya membentuk pasangan yang menarik karena sama-sama membawa nama Merah Putih.
Kolaborasi tersebut menghasilkan gelar ketika mereka menjadi juara di Chennai pada 2025.
Keberhasilan tersebut menambah koleksi gelar WTA Aldila sekaligus menjadi pencapaian penting bagi tenis Indonesia.
Aldila dan Janice juga bekerja sama dalam berbagai kesempatan ketika membela Indonesia.
Kehadiran keduanya memberikan kekuatan tersendiri bagi sektor tenis putri nasional.
Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg 2026
Performa Aldila tetap terjaga memasuki 2026.
Ia kemudian membangun pasangan dengan Vera Zvonareva.
Zvonareva merupakan petenis berpengalaman yang pernah berada di jajaran elite tenis dunia.
Kolaborasi tersebut langsung memberikan hasil besar.
Aldila/Zvonareva berhasil melangkah ke final Bad Homburg.
Dalam pertandingan perebutan gelar, mereka menghadapi Ellen Perez/Demi Schuurs.
Aldila dan Zvonareva memenangi set pertama 6-1 sebelum kehilangan set kedua 4-6.
Pertandingan harus diselesaikan melalui match tie-break.
Aldila/Zvonareva akhirnya menang 10-5 dan memastikan gelar.
Trofi tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Aldila pada musim 2026 karena diraih dalam turnamen kategori WTA 500.
Tampil Gemilang di Washington 2026
Setelah Bad Homburg, perjalanan Aldila berlanjut ke Amerika Serikat.
DC Open atau Washington Open 2026 menjadi panggung berikutnya.
Kali ini Aldila kembali berpasangan dengan Erin Routliffe.
Keduanya sebenarnya sudah mempunyai sejarah positif karena pernah menjadi juara Austin bersama-sama pada 2023.
Chemistry tersebut kembali terlihat di Washington.
Aldila dan Routliffe mampu melewati rangkaian pertandingan hingga mencapai partai final.
Pada pertandingan perebutan gelar, mereka berhadapan dengan Andreja Klepac/Makoto Ninomiya.
Aldila/Routliffe tampil solid.
Set pertama berhasil mereka menangi dengan skor 6-4.
Pada set kedua, dominasi pasangan tersebut semakin terlihat hingga pertandingan berakhir dengan skor 6-1.
Kemenangan itu memastikan Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe menjadi juara ganda putri Washington/DC Open 2026.
Bagi Aldila, hasil tersebut menjadi gelar keduanya sepanjang musim 2026.
Delapan Gelar WTA Aldila Sutjiadi
Hingga Agustus 2026, Aldila telah mengumpulkan delapan gelar WTA nomor ganda.
Daftar tersebut terdiri atas:
- Bogota 2022 bersama Astra Sharma
- Auckland 2023 bersama Miyu Kato
- Austin 2023 bersama Erin Routliffe
- Cleveland 2023 bersama Miyu Kato
- Hua Hin 2024 bersama Miyu Kato
- Chennai 2025 bersama Janice Tjen
- Bad Homburg 2026 bersama Vera Zvonareva
- Washington/DC Open 2026 bersama Erin Routliffe
Menariknya, Aldila mendapatkan delapan gelar tersebut bersama sejumlah partner berbeda.
Catatan tersebut memperlihatkan kemampuannya menyesuaikan permainan dengan karakter partner yang tidak selalu sama.
Gaya Bermain Aldila Sutjiadi
Aldila merupakan pemain tangan kanan.
Forehand menjadi salah satu pukulan yang mendukung permainan agresifnya.
Ia juga mempunyai kemampuan volley yang penting dalam pertandingan ganda.
Nomor ganda membutuhkan refleks cepat, koordinasi dengan pasangan, kemampuan membaca arah bola serta keberanian mengambil posisi di depan net.
Pengalaman Aldila menghadapi berbagai pasangan dan lawan membuat permainannya semakin matang.
Kemampuan tersebut pula yang membuatnya dapat meraih gelar bersama beberapa partner dari negara berbeda.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga
Aldila termasuk atlet yang lebih banyak dikenal melalui aktivitas profesionalnya.
Kehidupan pribadinya tidak terlalu banyak menjadi konsumsi publik.
Keluarga memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya.
Ayahnya, Indriatno Sutjiadi, menjadi salah satu sosok yang mengenalkan tenis kepada Aldila sejak kecil.
Ibunya bernama Herawati Sutisna Jahja.
Sementara itu, informasi mengenai hubungan asmara Aldila tidak banyak dibagikan secara terbuka.
Karena itu, profil publiknya selama ini lebih banyak berkaitan dengan pendidikan, keluarga dan perjalanan tenis.
Fakta Menarik Aldila Sutjiadi
Ada beberapa fakta menarik dari perjalanan Aldila.
Ia mulai bermain tenis sejak berusia sekitar lima tahun.
Aldila juga pernah menjadi student-athlete di Amerika Serikat dengan memperkuat Kentucky Wildcats.
Ia memperoleh pengakuan doubles All-American selama menjalani tenis universitas.
Meski sekarang lebih dikenal sebagai pemain ganda, Aldila pernah menjadi juara tunggal putri SEA Games.
Ia juga menjadi salah satu petenis Indonesia yang berhasil mencapai semifinal Grand Slam pada nomor ganda campuran.
Hal menarik lainnya adalah Aldila mampu meraih delapan gelar WTA bersama lima partner berbeda hingga Agustus 2026.
Instagram dan Jejak Digital Aldila Sutjiadi
Aldila juga menggunakan media sosial untuk membagikan aktivitasnya sebagai petenis profesional.
Akun Instagram yang dikenal digunakannya adalah @dila11.
Unggahannya banyak berkaitan dengan kegiatan tenis, perjalanan turnamen, latihan serta berbagai momen selama mengikuti kompetisi internasional.
Media sosial menjadi salah satu cara bagi penggemar Indonesia mengikuti perjalanan Aldila yang sebagian besar berlangsung di luar negeri.
Karier panjangnya menunjukkan perkembangan dari seorang anak yang mulai mengenal tenis pada usia lima tahun menjadi petenis profesional dengan berbagai pencapaian internasional.
Pada usia 31 tahun, Aldila masih mampu mengangkat trofi di level WTA 500.
Delapan gelar WTA, emas Asian Games, sederet medali SEA Games serta dua semifinal Grand Slam ganda campuran menjadi bagian dari perjalanan yang menempatkan Aldila Sutjiadi sebagai salah satu nama penting dalam tenis Indonesia.
FAQ Aldila Sutjiadi
Q: Siapa Aldila Sutjiadi?
A: Aldila Sutjiadi adalah petenis profesional Indonesia yang berprestasi di nomor ganda putri dan ganda campuran serta menjadi salah satu pemain Indonesia yang aktif di WTA Tour.
Q: Berapa umur Aldila Sutjiadi?
A: Aldila lahir pada 2 Mei 1995 sehingga berusia 31 tahun pada Agustus 2026.
Q: Aldila Sutjiadi berasal dari mana?
A: Aldila Sutjiadi lahir di Jakarta, Indonesia.
Q: Apa agama Aldila Sutjiadi?
A: Informasi biodata yang tersedia secara luas mencantumkan Aldila Sutjiadi beragama Kristen.
Q: Siapa orang tua Aldila Sutjiadi?
A: Aldila merupakan putri dari Indriatno Sutjiadi dan Herawati Sutisna Jahja.
Q: Berapa tinggi badan Aldila Sutjiadi?
A: Tinggi badan Aldila tercatat sekitar 169 cm.
Q: Aldila Sutjiadi kuliah di mana?
A: Aldila menempuh pendidikan tinggi di University of Kentucky, Amerika Serikat, dan menjadi atlet Kentucky Wildcats.
Q: Sejak umur berapa Aldila Sutjiadi bermain tenis?
A: Aldila mulai mengenal dan bermain tenis sejak berusia sekitar lima tahun.
Q: Berapa gelar WTA Aldila Sutjiadi hingga 2026?
A: Hingga Agustus 2026, Aldila telah mengoleksi delapan gelar WTA nomor ganda.
Q: Apa peringkat tertinggi Aldila Sutjiadi?
A: Aldila pernah mencapai peringkat 26 dunia pada nomor ganda.
Q: Apa prestasi Aldila Sutjiadi di Grand Slam?
A: Aldila pernah mencapai semifinal ganda campuran Wimbledon 2023 dan US Open 2024.
Q: Siapa pasangan Aldila saat juara DC Open 2026?
A: Aldila berpasangan dengan Erin Routliffe ketika menjadi juara nomor ganda putri Washington/DC Open 2026.
Q: Apa Instagram Aldila Sutjiadi?
A: Akun Instagram yang dikenal digunakan Aldila adalah @dila11.









